Infolinks In Text Ads

Pengertian Derealisasi

Derealisasi adalah perasaan aneh tentang lingkunganya dan tidak menurut kenyataan, umpamanya segala seuatu yang dialaminya seperti dalam impiannya, ioni dibedakan dari “ kesadaran yang berubah “.
Gangguan Somatosensorik pada reaksi konversi : sering secara simbolik mernggambarkan suatu konflik emosional; dubedakan dari gangguan psikopsikologi (bagian yang terkena disarafi oleh susunan saraf vegetatif), dari penipuan atau simulas (dilakukan secara sadar) dan dari gangguan neurologik (tanda-tandanya sesuai dengan anatomi susunan saraf). Jika sudah pasti bahwa reaksi itu merupakan reaksi konversi, baru dicatat dan dicantumkan jenis reaksi itu, misalnya:

1. Anesthesia : kehilangan indra peraba pada kulit pasien; tetapi tidak sesuai dengan anatomi saraf;
2. Paresthesia : indra peraba yang berubah, umpamanya merasa seperti ditusuk-tusuk jarum, seperti ada semut berjalan, merasa panas atau tebal pada kulitnya;
3. Gangguan penglitan atau pendenganran;
4. Perasaan nyeri;
5. Makropsia : benda-benda kelihatan lebih besar dari yang sebenarnya, kadang-kadang begitu besar sehingga mengerikan; terdapat pada neurosa histerik.
6. Mikropsia ; benda kelihatan lebih kecil dari yang sesungguhnya, dapat berganti-ganti dengan makropsia pada histeria (atau dapat timbul pada delirium tremens).

0 comments:

Posting Komentar