Infolinks In Text Ads

Perkembangan Anak Balita

Perkembangan Anak Balita

Periode penting dalam tumbuh kembang anak adalah masa balita. Dalam perkembangan anak terdapat masa kritis, dimana diperlukan rangsangan/stimulasi yang berguna agar potensi berkembang, sehingga perlu mendapat perhatian.Frankenburg dkk.(1981) melalui Denver Development Stress Test (DDST) mengemukakan 4 parameter perkembangan yang dipakai dalam menilai perkembangan anak balita yaitu :

1.    Personal Social ( kepribadian/tingkah laku sosial ).

2.   Fine Motor Adaptive ( gerakan motorik halus )

3.   Langauge ( bahasa )

4.   Gross Motor ( perkembangan motorik kasar )

Ada juga yang membagi perkembangan balita ini menjadi 7 aspek perkembangan, seperti pada buku petunjuk program BKB ( Bina Keluarga dan Balita ) yaitu perkembangan :

1.                   Tingkah laku sosial

2.                 Menolong diri sendiri

3.                 Intelektual

4.                 Gerakan motorik halus

5.                 Komunikasi pasif

6.                 Komunikasi aktif

7.                 Gerakan motorik kasar

Menurut Milestone perkembangan adalah tingkat perkembangan yang harus dicapai  anak pada umur tertentu, misalnya  :

4-6 minggu          : tersenyum spontan, dapat mengeluarkan suara    1-2 minggu kemudian

12-16 minggu        :  -  menegakkan kepala, tengkurap sendiri

-       menoleh kearah suara

-       memegang beneda yang ditaruh ditangannya

20 minggu            :  meraih benda yang didekatkan padanya

26 minggu       : – dapat memeindahkan benda dari astu tangan ke     tangan lainnya

-       duduk, dengan bantuan kedua tangan ke depan

-       makan biskuit sendiri

9-10 bulan           :   – menunjuk dengan jari telunjuk

-       memegang benda dengan ibu jari dan telunjuk

-       merangkak

-       bersuara da.. da…

13 bulan              :  – berjalan tanpa bantuan

-       mengucapkan kata-kata tunggal

Dengan milestone ini kita dapat mengetahui apakah anak mengalami perkembangan anak dalam batas normal atau mengalami keterlambatan. Sehingga kita dapat melakukan deteksi dini dan intervensi dini, agar tumbuh kembang anak dapat lebih optimal.

0 comments:

Posting Komentar